- Pesantren pertama di Asia Tenggara yang memadukan kajian seni rupa atau seni murni dan kaligrafi Islam.
- Program PPL (praktek pesantren lapangan) dengan langsung membuat kaligrafi masjid yang tersebar di pelosok Indonesia dengan bendara CV. Assiry Art.
- Try out 2 kali dalam seminggu, untuk melatih manajemen waktu dalam penguasaan kaligrafi yang dilombakan di MTQ.
- Program syahadah, yaitu bukti tertulis atau sertifikasi yang menunjukkan kompetensi kaligrafi tiap santri untuk tiap programnya.
- Program belajar paket khusus 6 bulan seni murni (seni lukis, relief 3 dimensi, kaligrafi kontemporer, ukir/pahat, handycraft, batik, sablon, dll).
- Program belajar paket khusus 6 bulan kaligrafi khusus perlombaan MTQ (mushaf, dekorasi dan naskhah).
- Program paket privat khusus bulan Ramadhan 1 bulan.
- Program paket privat khusus lukis dan kaligrafi 1 bulan.
- Lebih menekankan pada pembangunan akhlaq karimah (moral dan etika yang santut dan bermartabat), membina jiwa entrepreneur dan keterampilan yang mampu menghadapi tantangan persaingan.
- Disiplin dalam waktu dan maksimal dalam berkarya.
- Program bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan santri.
- Santri-santri tidak dipungut biaya bulanan(gratis) biaya SPP dan tunjangan lain.
- Dengan pendidikan yang terarah dan dibina oleh para guru yang kompeten, santri-santri PSKQ lebih tejamin keberhasilan dan kesuksesannya
- Ditambah dengan kajian kitab kuning, tafsir al Quran, dan kitab akhlaq sebagai pelengkap bekal santri dalam bermasyarakat kelak.
- Istighotsah (doa bersama) untuk keberhasilan santri, baik dalam kehidupan bermasyarakat, berkarir, maupun berprestasi.
- Pembelajaran tiap hari diwajibkan menggunakan bahasa Arab dan Inggris
- santri-santri diberdayakan dengan produk karya mandiri seperti : karya tekstur, kanvas, kuningan, ukir kayu dan lain-lain, juga dengan usaha Resto PSKQ Assiry Art and Gallery.
- Mengajarkan kaidah huruf dengan metode rekreatif dan demonstratif dan mengolahnya dalam lukisan di berbagai media yang ada seperti kayu, logam, kuningan, kaca, tembaga, fiber glass, GRC dll.
- Memberikan paparan dan pemahaman terhadap karakter atau madzhab gaya kaligrafi maestro timur tengah seperti Sauki Efendi dan Hasyim Muhammad Al-Bagdadi serta penguasaan pelbagai gaya khat secara detail dari huruf-huruf tunggal, tata letak (layout), komposisi, harmoni, proporsi, volume, cahaya, bidang, unsur garis, cara menggores sama persis terhadap karya-karya mereka. Dan terbukti beberapa santri PSKQ menjuarai kaligrafi tingkat nasional dan internasional. Sebut saja Rifqi Nasrullah, santri angkatan 2009-2012 dan Nukman Aceh angkatan 2009-2014.
- Menguasai khat melalui proses-proses pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisa, dan evaluasi.
Melukis dan diskusi kaligrafi di resto alam PSKQ Modern dan juga tempat-tempat lainnya yang terbuka seperti perbukitan dan gunung Muria Kudus, tepi pantai kartini Jepara , dll yang memberikan rekreasi seni secara langsung. - Menemui tokoh kaligrafi , seniman lukis dan tempat-tempat bersejarah yang menyimpan banyak budaya di sekitar Kudus , Jepara, Pati dan Semarang dan muhibah ke galeri-galeri seni rupa untuk menambah wawasan dan pengalaman.
- Para santri diberikan wawasan tidak hanya pada kajian kaligrafi, tapi juga dibekali dengan kajian-kajian seni lainnya seperti pengajian seni Nagham atau Pengajian Seni Tilawah Al-Quran yang diasuh oleh Ustadz Saiful Mujab M.Si. mubahasah Tafsir, dan pendalaman kitab kuning atau salafiah
- Meningkatkan kreativitas santri melalui lomba-lomba kaligrafi tingkat Nasional dan Internasional dan menggiatkan pameran seni di berbagai kota di Indonesia seperti yang sudah dilaksanakan beberapa kali di kampus Universitas Muria Kudus 2013 dan Alun-alun Kudus setiap menyambut ulang tahun kota Kudus
- Memberikan pelatihan interpreneur dan menyalurkan karya ke pasaran melalui Resto PSKQ Arjuna and Assiry Gallery.
Mantabb... luarr biasa.. !!
ReplyDelete